Jumat, 10 Juni 2022

DPD LSM GEMPITA SOROTI DUGAAN PEMERASAN YANG DILAKUKAN OKNUM KEPALA DUSUN DESA

    6/10/2022   No comments

 



SUMSEL - DPD LSM GEMPITA kabupaten Banyuasin menyoroti dugaan pemerasan yang dilakukan kepala dusun 2 desa Sido Mulyo kecamatan muara Padang kab Banyuasin.


Diduga diperas dan di kriminalisasi oleh oknum kepala dusun tersebut, keluarga Susanto mewakili Susanto mendatangi kantor DPD LSM GEMPITA yang diketuai oleh Susilo yang beralamat jalan Brawijaya RT 09 , RW 03 no 03, kode pos 30975 , desa Sumber Makmur kecamatan Muara Padang kabupaten Banyuasin . Untuk menyelesaikan permasalahan tentang tuduhan yang dilontarkan oleh oknum kepala dusun kepada Susanto yang mengatakan bahwa Susanto telah berbuat asusila atau perbuatan yang tidak terpuji dengan Dewi.


Atas laporan warga tersebut akhirnya ketua DPD LSM GEMPITA Banyuasin mendatangi Kades desa Sidomulyo bernama Ali Suharnoko .


Setelah dimintai keteranganya oleh Ketua DPD LSM GEMPITA bersama kepala bidang Hukum Sugito agar permasalahan selesai, jawabnya nanti akan diselesaikan sendiri tanpa ada campur tangan orang lain, jawab kades Desa Sidomulyo.



Pertemuan mediasi hari itu tidak membuahkan hasil yang memuaskan , sesuai harapan dari pihak Susanto .


Setelah beberapa lama kemudian ternyata tidak ada penyelesaian dan tiba tiba ada aturan hukum adat / denda yang harus di bayar malalui surat yang di buat oleh Budi Handoyo yang disaksikan oleh beberapa RT yang nilainya lumayan besar .


Atas kejadian itu ketua DPD LSM GEMPITA Banyuasin Susilo berpendapat tidak seharusnya sebagai kepala desa dan Budi sebagai kepala dusun membuat aturan sendiri yg tidak masuk akal dan itu di nilai ada dugaan pemerasan serta memberatkan korban .


"Kalau memang ada bukti dan saksi yg melihat, bahwa Susanto melakukan hal hal yang tidak menyenangkan atau perbuatan asusila , silahkan di proses secara hukum atau dilaporkan ke aparat penegak hukum Polsek setempat dengan bukti bukti yg ada , karena negara kita Negara hukum," katanya.


Lanjut, ia menuturkan kalau hanya bertamu dan tidak ada hal yg dilakukan dan tidak ada saksi yang melihat bahwa Susanto melakukan perbuatan asusila , dengan harus membayar uang denda masing-masing Rp 20,000.000 yaitu kepada saudara Susanto dan saudari Dewi Nurhayati .


"Itu ada indikasi pemerasan yang dilakukan oleh oknum kepala desa dan kepala dusun 2 sido Mulyo bernama Budi," jelasnya.


Saat di hubungi lewat telpon seluler oleh awak Media kabar-investigasi.com, KETUA DPD LSM GEMPITA Banyuasin Susilo membenarkan kejadian tersebut dan benar adanya.



Bahwa pada hari Minggu malam tanggal 6 Maret Susanto bin Samiran berkunjung ke rumah mulyono sekitar jam 22 ,00 , kebetulan Mulyono tidak ada di rumah dan yang nemui Susanto adalah Dewi istri Mulyono.


Baru duduk beberapa menit datanglah mertua Dewi bernama karnoto dan mengajak kepala dusun 2 Budi Handoyo dan langsung menuduh Susanto melakukan perbuatan yang tidak terpuji, Karena merasa tidak bersalah Susanto membantah tuduhan tersebut .


Menurut ketua DPD LSM GEMPITA Banyuasin apa yang di lakukan oleh oknum kepala desa dan kepala dusun , itu ada indikasi / dugaan pemerasan.


Dalam KUHAP pasal 368 , tentang pemerasan di atur, Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri dan atau orang lain . Secara melawan memaksa orang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan sesuatu barang , seluruhnya atau sebagian , di ancam hukuman paling lama 9 tahun penjara . pungkasnya. ( Reporter Karman)

Narasumber Ketua DPD LSM GEMPITA Banyuasin.

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.