Kamis, 16 Juni 2022

PERAMPASAN LAHAN MASYARAKAT JADI CATATAN PELANGGARAN HAM TERBANYAK DI PESISIR SELATAN

    6/16/2022   No comments

 


PESISIR SELATAN  - pelanggaran HAM yang terjadi di Sum_bar. Tercatat, perampasan hak tanah masyarakat  mendominasi pelanggaran HAM di ranah minang ini. Konflik antara nasyarakat dengan pihak perusahaan masih berlangsung dan belum ada kejelasan duduk perkaranya seperti di Kabupaten Pesisir Selatan, Kecamatan salaut. Jumat, 16|06| 2022 


Permulaan konflik perkebunan tersebut menurutnya berasal dari tidak berjalannya prinsip FPIC (free, Prior, Inform, Consent) atau persetujuan awal kepada masyarakat dan masyarakat adat.



Dari wawancara Awak Media dengan bapak malur ketua kelompok penggugat perusahan  menerangkan.


"Setelah ada HGU PT sukses jaya wood.baik itu HGU NO.7 dan HGU NO.8 yg disengaja bersamaan diterbitkan. membuat masyarakat dan petani sekitar kaget sampai petani-petani tergugat yg dikalahkan dalam perkara hingga semua kebun sawit mereka dieksekusi secara brutal. disini nampak arogan PT sukses jaya Wood. Setelah diteliti perbuatan dari PT sukses jaya wood, ternyata (almarhum) bapak Nasrul  Abit yg dibelakangnya.dg bukti surat wakil bupati pesisir selatan nomor: 660/221-Vlll/LH-SETDA/2008 tanggal 18 Agustus 2008 dan surat Bupati pesisir selatan, Nomor: 903.Bun.l/Hutbun-PS/lX/2008 tgl25 September 2008 dengan bahan data yg diperoleh oleh PT sukses jaya wood. 


ditahun 1996 dengan manipolasi data, Adat di isi limbago dituang sebagai bukti pelepasan hak atas tanah yg sengaja di terbitkan dari Ninik mamak Lunang dlm naungan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lunang. Diahun 1996 yg sengaja bersamaan dengan surat izin plasma sawit program bapak angkat anak angkat yang di programkan saat itu.


disini dapat dinilai, wajar PT sukses jaya wood membuat proyek plasma sawit tsb seperti apa yg ada dari cerita kasus pak H.Kasri Silaut ll itu. 


Ada rencana besar dari PT sukses jaya wood ditahun 1995 dlm mengajukan surat permohonan untuk siap jadi bapak angkat anak angkat di plasmakan sawit transmigrasi Silaut itu nampak nya...

,Dengan bukti-bukti yang dapat kita himpun selama PT sukses jaya wood beraksi:1surat kepala daerah TK.ll pesisir selatan nomor:425.26/2274/perek-1995 tgl27 November 1995'

Dengan (2)surat Mentri transmigrasi dan pemukiman perambah hutan RI.nomor:KEP.59/MEN/1996,


proyek plasma sawit pola bapak angkat anak angkat dikerjakan oleh PT sukses jaya wood ditangani oleh Apeng dikala itu, kerjanya dinilai semau nya, bagi yg tidak berpihak kepadanya di singkirkan, sehingga pak Kasri pada waktu itu sebagai ketua kelompok unit tani (KUD)yg betul-betul jujur dikarenakan tidak mau disogok langsung dicarikan pengganti. Setelah dana cair pelaksanaan proyek plasma sawit jalan acak-acakan hingga saat ini ada bukti kebun masyarakat tidak ada sawit hingga tidak ada panen sampai hari ini dan diwaktu itu juga PT sukses jaya wood membuka somell besar2an sampai ke Ipuh daerah Bengkulu dalam mengelola kayu ekspor diduga memakai uang proyek plasma sawit tersebut.



Karena macetnya plasma diduga unsur sengaja akal mengambil uang masyarakat Transmigrasi kata nya mengayomi program pemerintah dalam menangani perekonomian masyarakat trans. Hingga tahun 2000 PT sukses jaya wood menghilang entah kemana-mana ditahun 2013 PT sukses jaya wood tbul kembali dengan membawa HGU no 07 dan HGU no 08. Tampil dengan gaya baru  siap menggugat petani yang ada di dalam HGU atas nama PT sukses jaya wood.


setelah berjalan gugatan perkara yg digelar oleh PT sukses jaya wood di pengadilan mulai semenjak HGU diberikan.tahun 2013 sampai sekarang baru jelas akal licik dari PT sukses jaya wood.


kita teliti dari HGU.HGU yang dimiliki PT sukses jaya wood sama sekali tidak sesuai dengan surat pelepasan hak atas tanah.yang dikeluarkan Ninik mamak dalam sidik jari adat diisi limbago dituang.dan juga PT sukses jaya wood memiliki HGU tidaklah munjukan sepadan batas2 antara milik orang yang dekat dengan nya'4kejahatan PT sukses jaya wood dalam surat Ninik mamak Lunang yang tertanggal 21April2018 dikarenakan tidak diikut sertakan dalam membuat/proses jadinya HGU no 08. 


Maka  semua Ninik mamak Lunang yang terkenal Ninik mamak 8 yang dibawa naungan Kerepetan Adat Nagari (KAN) Lunang mengeluarkan surat tersebut...segala kegiatan dari PT sukses jaya woodh bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan,mulai dari proyek plasma sawit tranigrasi sampai HGU no 08,tanah yang di klaim Ulayat nagari silaut. sertifikatnya nagari Lunang, Demikian uraian kami semoga menambah bahan dalam perkara kita yang sedang berjalan"dan ada poin-poin harus jelas, sambil "senyum.

Tuntutan pertama, menyelesaikan konflik tanah antara Masyarakat dan Perusahaan Perkebunan Sawit di pesisir selatan sesegera mungkin ada ke jelasan yang ingkar.

Kedua, membentuk tim penyelesaian konflik tingkat provinsi.

Ketiga, melakukan review izin perusahaan perkebunan sawit di Pesisir Selatan.

Keempat, memberikan sanksi kepada perusahaan yang melanggar aturan.

Kelima, mendorong penegakan hukum kepada perusahaan yang melanggar hukum."Ujar beliau dengan kawan-kawan ke awak media dan LSM di lokasi.



REPORTER : HEND

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.