Kamis, 07 Juli 2022

DIDUGA PENGUSAHA WALET ILEGAL KABUPATEN SAMBAS MENDAPAT ANGIN SEGAR DENGAN LEMAH NYA KONTROL PERDA NO.5 2010 .

    7/07/2022   No comments

 



SAMBAS - KAMIS 7 JULI 2022, Terkait banyak nya pemberitaan dari media media tentang penangkaran burung walet di kabupaten sambas dan banyak nya bangunan toko/hotel yang disalahgunakan yang kebanyakan diatas bangunan nya berdiri tegak penangkaran penangkaran burung walet hal itu menjadi pertanyaan dari masyarakat. Salah satu dari bapak TRUYADI (Lembaga perduli rakyat Indonesia .LPRI) mengatakan, walaupun seandainya ada penutupan di salah satu penangkaran burung walet harus semua di pertegas dan di kontrol sesuai dengan perda semua ada aturan mainnya jangan tumbang tindih dalam penutupan tersebut harus di lihat segala aspek agar tidak ada kecemburuan dan prokonta di pengusaha walet ungkapnya.Lemahnya kontrol dan Pengawasan yang di lakukan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam Penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2010, Menjadi Surga Bagi Pengusaha Penangkaran Sarang burung Walet, sehingga Bermunculan Penangkaran - Penangkaran Sarang burung Walet Ilegal bagaikan Jamur Tumbuh Subur di Alam bebas.


dikutip dari media borneone.com, Mantan Bupati Kabupaten Sambas, Ir. H. Burhanuddin A. Rasyid Periode 2001 - 2006 dan 2006 - 2011, menjelaskan bahwa Perda No 5 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Pengusahaan sarang burung Walet, perda tersebut di buat di Akhir masa kepemimpinan saya dan setahu saya, belum ada perda baru lagi. Ungkapnya ketika di konfirmasi Lewat Pesan What's Up, Rabu ( 22/6/2022).sumber borneone.


Heri selaku ketua LSM menyampaikan,,kami dari 

LPRI (Lembaga Peduli Rakyat Indonesia) kabupaten Sambas akan mengirim surat ke MENDAGRI,OMBUDSMAN, untuk menyampaikan terkait Perda yang belum dijalankan dengan maksimal oleh pemerintah dan polisi pamong praja(POL-PP) di kabupaten sambas ini karena ribuan usaha penangkaran sarang burung walet disambas ini tidak berijin dan sudah sewajarnya demi peraturan yang sudah ada seharusnya pihak terkait harus menindak hal hal yang melanggar Perda,"katanya.


"Ditempat terpisah Andre Mayudi ketua WAHANA PELESTARIAN ALAM NUSANTARA(WAPATARA) menambahkan,,Pemerintah Kabupaten Sambas harus efektif dan tegas, SKPD-nya juga lemah kurang respek, maka pengusaha sarang burung walet di kabupaten Sambas ini terkesan melecehkan wibawa pemerintah dan rakyat Sambas karena mengelola usaha tanpa izin, namun tak ada yang berani menindak.

hal ini serius sesuai ketentuan demi terwujudnya kepastian penegakan peraturan di kabupaten Sambas ini.


setiap bangunan penangkaran sarang burung walet di Kabupaten sambas ini yang tidak mengatongi perizinan harus segara ditutup karena Bangunan itu melanggar peraturan daerah (Perda), 12 Tahun 2015 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Untuk itu dimintakan kepada intansi SKPD terkait Kabupaten sambas segera menutup penangkaran sarang walet tersebut.


(rechtszekerheid, legal certainty). sebagai instrumen kebijakan di daerah untuk melaksanakan otonomi daerah dan tugas pembantuan sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 dan UU Pemerintahan Daerah namun Perda pada dasarnya merupakan peraturan pelaksanaan (LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SAMBAS

NOMOR 7 TAHUN 2010 PERATURAN DAERAH KABUPATEN SAMBAS NOMOR 5 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENGUSAHAAN SARANG BURUNG WALET),Andre mengakhiri.


Dari keterangan pejabat di BAKEUDA kabupaten Sambas saat dikonfirmasi dikantornya terkait usaha budidaya sarang burung walet di kabupaten Sambas ini, beliau menyampaikan,,Kita tidak boleh menerima pajak yang ileggal,"katanya. Kamis,30/07/2022.


"Mengacu Peraturan Pemerintah/ PP Nomor 6 Tahun 2010 tentang Satuan Polisi Pamong Praja Bab III Pasal 6 Polisi Pamong Praja berwenang ;

(a).Melakukan tindakan penertiban nonyustisial terhadap warga masyarakat ,aparatur ,atau badan hukum yang melakukan pelanggaran atas Perda dan/atau peraturan Kepala Daerah ;

(b).Menindak warga masyarakat , aparatur ,atau badan hukum yang mengganggu ketertiban umum dan ketentraman masyarakat


" H.URAY HERIANSYAH kepala satuan polisi pamong praja kab.Sambas saat dikonfirmasi via Whats'up 0813 48xxxxxx tidak merespon.


(Samsul hidayat dan tim)

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Ucapan Hari 17 Agustus 2022

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.