Rabu, 20 Juli 2022

KEJARI WAYKANAN MENGADAKAN SEMINAR ALTERNATIF PENYELESAIAN TINDAK PIDANA MELALUI RESTORATIF JUSTICE DALAM RANGKA HARI BHAKTI ADYAKSA KE-62

    7/20/2022   No comments



WAYKANAN -- Seminar Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Melalui Restorative Justice bertempat di STAI AL- Ma'arif Kabupaten Way Kanan Rabu 20 Juli 2022.


"Seminar Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Melalui Restorative Justice didahului dengan pembacaan Ayat suci Al-Qur'an dan Shalawat Nabi untuk selanjutnya Sambutan dari Ketua STAI AL-Ma'arif Way Kanan Bapak Wakidi, S.Pd.I.,MM.Pd yang menandai dimulainya Seminar Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Melalui Restorative Justice 


Seminar Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Melalui Restorative Justice dihadiri oleh  

Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan : 

Susilo, S.H

Kapolres Way Kanan : 

AKBP. Teddy Rachesna, S.H., S.IK.,M.Si

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan : Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP.,M.Si.

Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan : 

Nikman, S.H.

Ketua STAI AL-Ma'arif Way Kanan :

Wakidi, S.Pd.I.,MM.Pd

Para Kasi dan Kasubagbin, para Kasubsi, Jaksa Fungsional serta seluruh Pegawai Kejaksaan Negeri Way Kanan

IAD Daerah Way Kanan

Kasat Narkoba Polres Way Kanan

Seluruh Civitas Akademik STAI AL-Ma'arif Way Kanan. Mahasiswa/Mahasiswi STAI AL-Ma'arif Way Kanan 


"Dalam Sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan, Bapak Susilo,S.H menyampaikan mengenai Restorative Justice dari sudut pandang kejaksaan yang menjelaskan Peraturan Jaksa Agung no. 15 tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif dengan persyaratan terjadi pemaafan dan perdamaian, dan ternyata selaras dengan Hukum Agama islam dan Hukum Adat, dalam hal ini Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan mengatakan bahwa Restorative Justice bukan merupakan hal yang baru atau asing di Masyarakat, yang mana Restorative Justice sudah terlebih dahulu di atur didalam Al- Qur'an yaitu ayat  AL-Baqarah 178, 

AL- Maidah 45 

وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيْهَآ اَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْاَنْفَ بِالْاَنْفِ وَالْاُذُنَ بِالْاُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّۙ وَالْجُرُوْحَ قِصَاصٌۗ فَمَنْ تَصَدَّقَ بِهٖ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَّهٗ ۗوَمَنْ لَّمْ يَحْكُمْ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

Terjemahan

Kami telah menetapkan bagi mereka di dalamnya (Taurat) bahwa nyawa (dibalas) dengan nyawa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada qisas-nya (balasan yang sama). Barangsiapa melepaskan (hak qisas)nya, maka itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang zalim.



yang maknanya barangsiapa melepaskan hak qishosnya, maka korban yg memberi maaf, akan beri pahala dan sebagai kafarat/penebus dosanya, dan AS- Syura 40 sedangkan didalam hukum adat yang ada di masyarakat khususnya Masyarakat Lampung Restorative Justice diatur didalam Kitab hukum Adat Kuntara Raja Niti yang berisi mengenai pelaku tindak pidana dikenakan sangsi ganti rugi dan adanya filosofi Restorative Justice salah satunya Nengah Nyappur, mengandung arti suka bergaul dan bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah. 


"Selanjut nya Kapolres Way Kanan AKBP. Teddy Rachesna, S.H., S.IK.,M.Si menyampaikan mengenai Restorative Justice sesuai yang diatur dalam Peraturan Polisi Nomor 08 Tahun 2021 yang dalam hal ini Perpol tentang Penanganan Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif merupakan sebagai langkah Polri dalam mewujudkan penyelesaian tindak pidana dengan mengedepankan Keadilan Restoratif (Restorative Justice) yang menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan keseimbangan perlindungan serta kepentingan korban dan pelaku tindak pidana yang tidak berorientasi pada pemidanaan merupakan suatu kebutuhan hukum dalam masyarakat. 


Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan  Nikman, S.H. menyampaikan Pandangan Legislatif terhadap Restorative Justice sebagai Alternatif dalam penyelesaian Tindak Pidana, yang dalam hal ini Ketua DPRD mewakili anggota DPRD Kabupaten Way Kanan mengatakan mendukung mengenai adanya Restoratif Justice sebagai penyelesaian dalam tindak pidana dan juga menyampaikan agar Masyarakat Adat khususnya diikutkan dalam penyelesaian Tindak Pidana secara Restorative Justice 



Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP.,M.Si. menyampaikan selalu mendukung Langkah-langkah Prespektif Restorative Justice dengan langkah pencegahan melalui Investasi Dalam Bidang Pendidikan, Investasi Pendidikan yang di maksud adalah Pendidikan Anak Usia dini sebagai Pondasi Pendidikan dengan Harapan Anak anak tersebut mendapat Kematangan Emosional, Kematangan Mental dan Kematangan Kemampuannya. 


Perwakilan STAI Ma'arif Way Kanan Veri Triono, M.H Sebelumnya mengucapkan Terima Kasih Kepada Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Yang telah mempercayai STAI Ma'arif untuk memberikan Seminar Terkait Restorative Justice dimana semua materi yang di sampaikan oleh para pemateri sangat membantu sehingga mendapatkan wawasan yang lebih luas terkait Restorative Justice, 


Veri Triono, M.H. menyampaikan bahwa menurut dr. Bunyana Sholihin memberikan buku tentang kaidah hukum ISLAM, yang salah satu isinya tenya Restorative Justice dimana di sebutkan Segala Hukuman tergantung manusia nya dimana apabila terjadi perdamaian maka selesailah masalah tersebut,


Restorative Justice merupakan hal positif yang memang harus di sosialisasikan karena membantu masyarakat untuk menyelesaikan masalah melalui perdamaian karena memang sesuai dengan kaidah Islam. 


Penyelesaian Tindak Pidana Melalui Restorative Justice   tersebut mendapatkan respon positif dari Mahasiswa dan mahasiswi STAI AL- Ma'arif Kabupaten Way Kanan, hal tersebut dapat dilihat dari keaktifan Mahasiswa dan mahasiswi dalam sesi tanya jawab mengenai materi yang telah diberikan. 


Seminar Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Melalui Restorative Justice ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada Narasumber serta pemberian  hadiah bagi Mahasiswa atau mahasiwi yang bertanya maupun menjawab pertanyaan dari Narasumber dan juga foto bersama para Narasumber Seminar Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Melalui Restorative Justice. 


Seminar Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Melalui Restorative Justice di STAI AL-Ma'arif berjalan dengan tertib dan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.


Reporter : Syarif.

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Ucapan Hari 17 Agustus 2022

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.