Sabtu, 17 September 2022

TERJADI PENGUSIRAN, SBMI SAMBAS BERSAMA AWAK MEDIA MENGKUTUK KERAS TINDAKAN SECURITY PLBN BORDER ARUK

    9/17/2022   No comments

 



SAMBAS -- 16/09/2022, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Sambas Bersama Media Kabar Investigasi Com Serta Awak Media Lainnya melakukan kontrol sosial ke Border Aruk di Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Pada Hari Jum'at Tanggal 16 September 2022.


SBMI Sambas mendapat informasi melalui pengaduan Via WA, Bahwa Pada hari kamis tanggal 15 September 2022 ada pencegahan pekerja Unprosedural sebanyak 5 orang oleh pihak pamtas perbatasan dan di serahkan pada pihak Polsek Sajingan besar.


Dan Pada hari Jum'at tanggal 16 September 2022 ada pengiriman jenazah dari Sarawak menuju Sambas melalui Border Aruk, Serta pada hari Jum'at tanggal 16 September 2022 ada pengiriman ekspor barang yang bongkar muatnya masuk di wilayah Indonesia.


SBMI Bersama Samsul Hidayat Selaku Kaperwil Media Kabar Investigasi Com dan Tim mencari kebenaran terkait laporan tersebut dengan mendatangi Polsek Sajingan besar untuk mengkonfirmasi pengaduan masyarakat tersebut. Pihak Polsek Sajingan besar membenarkan adanya pencegahan masuknya pekerja Unprosedural sebanyak 5 orang dan setelah diperiksa tidak ditemukan agency perekrut pengirimnya sehingga mereka di pulangkan ke tempat asal (Jawai).


Setelah mendapat keterangan dari Polsek Sajingan besar, rombongan melakukan kontrol sosial dengan menuju Border dan menyambangi pos pamtas aruk dan kami mendapat informasi yang sama.


Seterusnya SBMI bersama Awak Media Kabar Investigasi Com dan Tim menyambangi Border aruk dan masuk dengan melakukan ijin satpam dan memberikan kartu pengenal di gate 2.



Namun Saat di lokasi Border SBMI dan Awak Media Investigasi Com dan Tim melihat atau menemukan 2 orang warga Malaysia dengan 2 mobil yang terparkir di zona Border Indonesia dan menunggu hantaran barang.


Namun Security datang menghampiri salah satu wartawan dan sambil bertanya kepada Awak Media dengan sinis. Awak Media Kabar Investigasi Com yang ikut bertanya kepada wartawan dan Security tersebut, di jawab oleh Security bahwa mobil tidak boleh masuk karena border sudah mau tutup.


Sudah jelas kalau Security Border tersebut diduga telah melanggar Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999, dimana UU tersebut berbunyi, Siapaun yang menghalang-halangi Wartawan dalam bekerja menjalankan tugasnya, maka orang tersebut dapat diancam pidana 1 tahun penjara atau denda 100 juta rupiah.



Terjadi Percekcokkan di antara Awak Media bersama Security saat mengkomfirmasi terkait warga Malaysia yang sedang duduk dan ada 2 buah mobil parkir berplat malaysia.


dari cekcok tersebut Awak Media marah karena orang Malaysia tidak ditegur sedangkan rombongan SBMI selalu dipertanyakan.


Setelah kejadian perdebatan dengan security tersebut. Awak Media Bersama Tim mengkonfirmasi Bapak Abdulah selaku laluntaskim imigrasi kabupaten sambas melalui via WhatsApp dengan nomor 08135038 x x x x. Bapak Abdulah Menjelaskan, Selama warga negara asing (WNA) memiliki dokumen lengkap dan tidak termasuk dalam daftar pencegahan serta tidak membahayakan keamanan negara, Warga Negara Asing (WNA) bisa berada di Wilayah Indonesia setelah mendapat izin dari imigrasi.


Saat dikonfirmasi Purwanto selaku pejabat di Border Aruk Via Whats’up 0822-55xx-xxxx beliau menjelaskan,yang bersangkutan adalah importir yg selama ini mengambil (membeli) komoditi kita di zona netral (chek point) yg memang dibolehkan, Kecuali yang bersangkutan masuk ke gedung inti baru dilarang Karena PLBN aruk belum memiliki loading area khusus untuk bongkar muat maka kita pergunakan zona netral sebagai tempat bongkar muat,” tutupnya. (BERSAMBUNG)


Reporter : Tim Kabar-Investigasi.Com

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Ucapan Hari 17 Agustus 2022

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.