Jumat, 14 Oktober 2022

KONTROVERSI WARGA MASYARAKAT PEMBEBAS LAHAN YANG TERJADI DESA LUMBANG KECAMATAN SAMBAS DENGAN KELOMPOK TANI MUNGGUK TABANG.

    10/14/2022   No comments

 



 SAMBAS -- 13 oktober 2022, Sangat miris beberapa warga pembebas lahan yang terjadi di desa lumbang kecamatan sambas, Kalbar.


Terkait permasalahan yang mengatas namakan pembebas lahan dengan kelompok tani mungguk Tabang. Lahan yang di sengketakan dan sudah punya tanaman tumbuh berupa perkebunan sawit seluas 28,75 hektar, dan sudah di kelola oleh PT. MULIA INDAH dan di atas nama perkebunan sawit KOPERASI MANDIRI BINTANG BERSAMA, Kami lepas lahan ini dari tahun 2012 ujar salah seorang yang katanya saya tahu persis tentang lahan tersebut.



Salah satu warga pembebas lahan yang berinisial "MNT" menjelaskan kepada Awak Media kabar-investigasi.com, kami warga desa lumbang, selaku pelepas lahan menuntut hak-hak atas hasil plasma kelompok tani mungguk Tabang yang menguasai lahan dan di indikasi oknum-oknum perangkat desa lumbang ada terlibat dalam hal penerimaan hasil plasma yang di janjikan oleh PT. MULIA INDAH. Yang mana, priHal itu sudah kami lepas dari tahun 2012, sampai sekarang ujarnya.


Di tempat yang sama salah satu pembebas lahan yang lain menyampaikan, selama ini setiap pencairran dana hasil plasma Mungguk Tabang tidak pernah terbuka yang dilakukan oleh kelompok tani.


Salah satu anggota CPCL yang di SK bupati merasa dirugikan mengatakan, Saya termasuk di koperasi mandiri bintang bersama karena selama ini saya tidak pernah merasakan uang hasil plasma dan di non aktifkan oleh pihak kelompok tani, cuma sepihak sampai sekarang tidak ada penjelasan.


"Beberapa bulan yang lalu pernah kami datang ke kantor desa lumbang kecamatan sambas. Kepala desa yang sekaligus sebagai pembina kelompok tani tidak dapat memberkan jawaban yang akurat (transparan)," ujar beberapa perwakilan yaitu Hermadi, manto, masudi dan sawari.   


Demi untuk mencari suatu kebenaran terkait pembebasan lahan, Awak Media mengkonfirmasi pihak LBH TRIDARMA BIDANG NON LITIGASI yaitu Bapak RIZAL FARIZAL, Dan hasil kompirmasi dengan pihak kelompok Tani selaku pembina kelompok tani mungguk Tabang menjelaskan, kalau di uraikan panjang pak tentang berdirinya kelompok tani ini.


Dalam permasalahan ini yang lebih mengetahui adalah ketua kelompok tani yaitu Bapak TUMAR NAMLAN.



Hasil konfirmasi pihak LBH TRIDARMA INDONESIA BIDANG NON LITIGASI, yaitu di antara Awak media dengan ketua kelompok tani juga tidak membuahkan Hasil yang masih menjadi teka-teki soal pembagian hasil plasma, apakah sudah tepat sasaran.


Kata ketua kelompok yang sudah berdiri tahun 2014, 5 orang tidak aktif, Sedangkan yang tercatat dalam keanggotaan cpcl kelompok tani mungguk Tabang di Koperasi mandiri bintang bersama yaitu 25 0rang.


Untuk mendapatkan keterangan yang jelas, pihak Awak Media dan pihak LBH TRIDARMA INDONESIA BIDANG NON LITIGASI kompirmasi dengan instansi Pemda SAMBAS. DISPERINDAG KOP, bidang koperasi bapak Yaity SYAHRUL di ruangannya menjelaskan, hal ini perlu di dalami dan ditindak lanjuti, supaya ada penyelesaian yang lebih optimal, ujarnya.


Dari sumber yang ada dan keterangan yang di dapat bapak RIZAL FARIZAL selaku LBH TRIDARMA INDONESIA BIDANG NON LITIGASI menjelaskan kepada awak media, ada indikasi penyalahgunaan dalam kepengurusan dalam kelompok tani mungguk TABANG, yang berdampak ke pembagian hasil plasma. Mangkanya timbul gejolak dan ini akan belarut terus kalau tidak cepat diselesaikan. Apalagi masalah uang sangat sensitif dan maseh menjadi teka teki?


Sudah banyak mediasi, tapi tidak ada titik terang. Karena tidak ada ke transparanan dari pihak kelompok tani dan pembebas lahan hal itulah yang menyebabkan terjadi konflik di internal kelompok tani mungguk Tabang, Koperasi mandiri bintang bersama.


Reporter : Samsul hidayat

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Ucapan Hari 17 Agustus 2022

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.