Jumat, 18 November 2022

KASUS PEMBATALAN SERTIFIKAT GMI KOTA BATU, PTUN GELAR PEMERIKSAAN SETEMPAT (SIDANG LAPANGAN).

    11/18/2022   No comments

 



LABUHANBATU UTARA -- Bertolak dari Medan Menuju Kota Baru Kabupaten Labuhan batu Utara Team Pengadilan yang dipimpin oleh Hakim Saifuddin, SH, MH beserta Anggotanya Dalam Rangka pelaksanaan Pemeriksaan Setempat (sidang lapangan) kasus ranah perdata Gugatan Pembatalan Sertifikat di PTUN Antara Gereja ( penggugat) dengan BPN Labuhanbatu ( tergugat )serta Debora Aritonang, anak dari Julia Manurung ( Tergugat) atas Nama sertifikat yang terbit Dari BPN.


Kasus tersebut telah sampai ada tahap persidangan yang dimana kasus tersebut adalah kasus perdata yang ditangani PTUN Medan dengan perkara Pdt.Nomor 80,/G/2022/PTUN.MDN, 


Pelaksanaan Sidang Lapangan kasus ini berlangsung karena tergugat selama persidangan sering tidak hadir dalam agenda sidang Menurut Jadwal, apalagi pada saat pengajuan tambahan bukti, ucap beriman Panjaitan, SH didampingi Pandapotan Tamba SH.MH, jum'at, (19/11/2022).


Selaku Kuasa hukum penggugat, Beriman Panjaitan, kepada media mengatakan, kliennya mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum di PTUN Medan dikarenakan adanya dugaan beberapa keganjilan dalam proses penerbitan sertifikat hak milik atas nama orang Lain, bahwa dugaan keganjilan yang pertama adalah, BPN menerbitkan sertifikat hak milik atas nama orange lain Yang sesungguhnya tidak pernah menguasai dan ngusahai tanah sengketa milik kliennya. "


Sambung Beriman,dari sejarahnya tanah GMI KOTA BATU Labuhanbatu Utara sejak Dari tahun 1933 itu hibah Dari Belanda dan dikonversi ke Agraria labuhanbatu yang menjadi hak pakai per 30 Tahun dan berubah menjadi per 10 Tahun oleh badan Pertanahan Labuhanbatu, lalu pada Tahun 2001 sudah Terbit sertifikat yang dimiliki oleh orang lain tanpa diketahui oleh pihak Gereja karena tidak pernah dijual pihak GMI kota batu kepada siapapun.


Lanjut Beriman Selaku Kuasa Hukum Dari GMI Kota Batu, atas dasar Apa Pihak BPN bisa Terbitkan sertifikat atas nama orang lain, maka dari itu dia berharap sidang yang di gelar Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Jl Bunga Raya No 18, Asam Kumbang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan ini nantinya.


Majelis Hakim PTUN untuk mengabulkan gugatan kami, agar sertifikat yang terbit itu dibatalkan Dan tanah yang Sudah dipakai sejak tahun 1933 kembali ke pihak GMI kota Batu, Labura.,”


Reporter :  Dhoni Irawan HW

Pembaca :
{[['']]}
Lanjut
Selanjutnya
Selanjutnya
Berita Lain
Tidak ada komentar:
Write komentar

Ucapan Hari 17 Agustus 2022

© 2008 Kabar-Investigasi.com. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.