KRIMINAL

HUKUM

PENDIDIKAN

OLAH RAGA

KULINER

Rabu, 22 Mei 2019

Tali Asih Babinsa Koramil 12/Telukdalam Bantu Warga Kurang Mampu

    5/22/2019   No comments
MOKI, Nias Selatan-Babinsa juga manusia, tentunya punya hati dan nurani. Seperti Babinsa Koramil 12/Telukdalam yang melaksanakan kunjungan ke rumah warga yang kurang mampu di Desa Binaan yakni Desa Eho Hilisimaetano Kecamatan Maniamolo Kabupaten Nias Selatan Propinsi Sumatera Utara, Rabu (22/05/2019).

Babinsa Koramil 12/Telukdalam sebagai sarana kontak Babinsa Kecamatan Maniamolo, Serma Hariadi dan Serda S. Buulolo mendatangi rumah seorang janda bernama Sutarmi Zebua (56) berdomisili di Desa Eho Hilisimaetano Kecamatan Maniamolo untuk menyampaikan bantuan.

Kegiatan yang dilaksanakan Babinsa ini sebagai bentuk keperdulian TNI terhadap warga kurang mampu di wilayah hukumnya.

Babinsa 12/Telukdalam, Serma Hariadi dan Serda S. Buulolo, mengatakan kegiatan memberikan bantuan kepada warga kurang mampu adalah inisiatif kami sebagai TNI yang dekat dengan masyarakat dan bantuan tersebut jangan dinilai dari segi jumlahnya namun sebagai bentuk adanya keperdulian Babinsa kepada warga yang kurang mampu agar dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.(doeha)
Iklan-Devis

Selasa, 21 Mei 2019

Safin : Smart City Bukan Untuk Gagah-Gagahan

    5/21/2019   No comments
MOKI, PATI-Turut berpartisipasinya Kabupaten Pati dalam program 100 Kabupaten/Kota Smartcity di Indonesia bukan sekadar untuk gagah-gagahan atau membangun citra kota dengan banyak aplikasi digital.

Lebih dari itu, menurut Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), tujuan keterlibatan Pati dalam program Smartcity ialah untuk mengimplementasikan aplikasi-aplikasi digital yang ada guna mewujudkan pelayanan yang "smart" bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, hari ini, ketika memberi sambutan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Dewan Smartcity dan Launching Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) di Ruang Pragola Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

"Tentunya implementasi tersebut dimaksudkan untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan publik. Intinya adalah pelayanan yang baik dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Safin.

Smartcity, lanjut Safin, juga dapat memberi gambaran mengenai suatu kota/kabupaten agar daya saingnya diketahui daerah lain.

"Jadi kalau dulu Pati selalu disebut kota pensiun, sekarang harus di-re-branding. Satu di antaranya dengan program Smartcity ini," tuturnya.

Safin menegaskan, Smartcity merupakan bagian dari prakarsa Kabupaten Pati dalam mengikuti dinamika perkembangan zaman.

Menurut Safin, standar kemajuan suatu daerah senantiasa berubah pada setiap zaman. Kini, menurutnya, standar kemajuan yang berlaku ialah seberapa jauh penerapan aplikasi digital-daring untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia juga menegaskan, untuk menyukseskan program Smartcity dan program pembangunan secara umum, pihak swasta harus dilibatkan. Namun, menurutnya dari sudut pandang pihak swasta, mereka akan selalu melihat keterbukaan suatu daerah sebelum memutuskan berinvestasi. Maka, menurut Safin, Pemkab harus membuka diri bagi sektor swasta.

"Saya selalu mengatakan, kalau kita hanya bertumpu pada APBD kita yang Rp 2,7 triliun, pembangunan kita pasti tertinggal. Kalau swasta masuk, kita akan terbantu. Lapangan kerja bagi masyarakat akan terbuka, pendapatan daerah juga akan meningkat. Sebuah kota, tanpa ada investasi swasta, pembangunannya tidak bisa maksimal," tandasnya.

Terakhir, Safin juga berpesan kepada segenap anggota Dewan Smartcity dan Tim Pelaksana Smartcity untuk tidak malu belajar dari daerah lain. (Red)
Iklan-Devis

Luncurkan Aplikasi TNDE, Upaya Pemkab Pati Dongkrak Index SPBE

    5/21/2019   No comments
MOKI, PATI-Focus Group Discussion (FGD) Dewan Smart City Kabupaten Pati dilaksanakan Selasa (21/5] di Ruang Pragola Setda. Selain untuk menunjang kemajuan Pati SmartCity, dalam kegiatan ini juga dilakukan peluncuran aplikasi TNDE (Tata Naskah Dinas Elektronik).

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Saiful Arifin, Kepala Diskominfo Provinsi, Forkopimda Pati, Kepala OPD Kabupaten Pati, Wakapolres Pati, Ketua Pengadilan agama, Camat Kayen dan Camat Pati, Tim anggota dan Dewan pelaksana Smartcity Kabupaten Pati. Tak ketinggalan narusumber dari Kabid Egov Provinsi Jawa Tengah M. Agung Hikmati.

Wakil Bupati Saiful Arifin berkesempatan membuka dan memberikan sambutan di acara tersebut. Menurutnya, berbagai aplikasi yang ada saat ini adalah untuk pelayanan masyarakat. Disisi lain, juga untuk mendongkrak kemajuan Pati dengan Smartcity. 

"Dengan Smartcity kita bisa menghapus julukan Pati yang dulunya mempunyai julukan Pati Kota Pensiun, kini menjadi kota Pati yg sudah yang mengikuti perubahan jaman. Pati sudah mengikuti perkembangan yang sangat drastis, maka dari itu mari kita mendukung sinergitas Kabupaten Pati. Kita perlu meniru kota yang lain yang sudah maju, cukup dengan mengamati, terapkan, lalu kembangkan," ujar Wabup.

Saiful Arifin juga meminta tim dan dewan pelaksana untuk lebih mendukung dan menindak lanjuti aplikasi Smartcity ini. Dengan niat mengembangkan agar kota Pati bisa dilihat lebih unggul dalam daya saingnya.

"Target utama kita adalah bagaimana kita memudahkan pelayanan  dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Pati," tegasnya.

Sementara itu, Kabid e- Gov Diskominfo Kabupaten Pati Luky Pratugas menyampaikan FGD ini dilaksanakan dalam rangka untuk menyelaraskan antara anggota Dewan Smartcity dan tim pelaksana Smartcity agar mempunyai pemahaman yang sama sesuai Masterplan Smartcity.

Luky menjelaskan, Index SPBE ( Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) Kabupaten Pati saat ini adalah 2,76. Nilai ini masuk dalam kategori cukup. Dengan adanya aplikasi TNDE merupakan salah satu upaya Pemkab Pati untuk mendongkrak index Kabupaten Pati.
"Aplikasi TNDE akan diimplementasikan keseluruh birokrasi maupun non birokrasi di Kabupaten Pati," pungkasnya.

Penerapan Smartcity dan aplikasi TNDE rencananya akan diujicobakan pada empat OPD  dan satu kecamatan sebagai pilot project, yakni Sekretariat Daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), BKPP, Dinkominfo dan Kecamatan Kayen. (Red)
Iklan-Devis

Simpan Sabu, Warga Gunggung Sumenep Di Ciduk Polisi

    5/21/2019   No comments
MOKI, Sumenep - Simpan Narkotika jenis sabu Faisal Zulmy Ferdiansyah warga Jl.Bambu Duri, Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep, Madura di ciduk Satresnarkoba Polres setempat
di Jl. Nangka, Kel. Karangduak, Kec. Kota, Kab. Sumenep. Senin, 20/5/2019. Sekira pukul 19.00 Wib.

Kasubag humas Polres Sumenep AKP Widi menerangkan, penangkapan berawal  informasi dari masyarakat bahwa terlapor sering membawa Narkotika masuk wilayah Kec. Kota, Kab. Sumenep.
Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota dan didapat informasi bahwa terlapor membawa Narkotika akan melintasi Kel. Karangduak, Kec. Kota, Sumenep,

"Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan secara intensif, diketahui terlapor melewati Jl. Nangka, Kel. Karangduak membwa Narkotika jenis sabu, maka petugas langsung melakukan penyanggongan dan penangkapan," terangnya.

Lanjut dia, setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu didalam saku celana sebelah kanan bagian depan yang disimpan didalam silikon Handpone milik terlapor.

"Setelah ditunjukan terlapor mengakui bahwa Narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya, selanjutnya terlapor berikut barang bukti diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.

Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan,
1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor  ± 0,68 gram.
1  (satu) unit HP merk Oppo warna hitam bersilikon bening.
1 (satu)  unit sepeda motor merk Yamaha Aerox warna hitam tanpa plat nomor.

" Tersngka di jerat  Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," pungkasnya.(sar)
Iklan-Devis

Disdik Sumenep Launching Pesantren Ramadan Dan Wajib Diniyah

    5/21/2019   No comments
MOKI, Sumenep -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat melaunching kegiatan Pesantren Ramadan dan Wajib Diniyah. Acara tersebut berlangsung di Gedung Korpri Sumenep. Senin, (20/5/2019).

Peluncuran Pesantren Ramadan dan Wajib Diniyah itu dilakukan oleh Bupati Sumenep DR. A. Busyro Karim di dampingi  Sekda, Ketua DPRD dan Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Bambang Iriyanto.

Dalam sambutannya Bupati  Busyro Karim mengatakan, pesantren Ramadan, lebih-lebih wajib diniyah bertujuan meningkatkan keimanan dan keislaman peserta didik di lingkungan kabupaten paling timur Pulau Madura ini.

“Jadi ini sebenarnya merupakan keinginan kami, Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama seluruh pihak terkait, untuk menyeimbangkan tingkat intelektual anak didik, baik di bidang informasi, teknologi dan sains, dengan keimanan dan keislaman,” katanya.

Menurutnya, penguatan pengetahuan diniyah di lingkungan lembaga pendidikan umum merupakan bagian dari kearifan lokal yang ingin terus dijaga oleh pemerintah.

“Jadi target dari pendidikan umum berbasis pesantren ini adalah untuk menggali nilai-nilai pesantren yang memang harus dimiliki oleh kita," ujarnya.

Lanjut dia, karena di era global dan digital seperti sekarang, harus ada kekuatan akhlak.

"Makanya nilai pesantren kita bawa ke dalam dunia pendidikan modern agar ada perpaduan," tutupnya.(sar)
Iklan-Devis

Senin, 20 Mei 2019

Kapolres Asahan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Asahan Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

    5/20/2019   No comments
MOKI, Asahan-Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Asahan Ny. Dodot Faisal Napitupulu, membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada warga di persimpangan tugu jalan imam bonjol kota Kisaran, Senin (20/5/2019) sore.

Satu per satu takjil untuk berbuka puasa dibagikan oleh Kapolres Asahan dan Ketua Bhayangkari Cabang Asahan kepada warga yang melintas. Sejumlah Pejabat Utama Polres Asahan dan para pengurus Bhayangkari Cabang Asahan juga terlihat membagi-bagikan takjil kepada masyarakat.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan wujud dari program Polres Asahan, yakni Polisi Sebagai Sahabat Masyarakat.

"Kegiatan pembagian takjil kepada warga ini kita lakukan sekaligus untuk mengajak dan menghimbau masyarakat pengendara sepeda motor agar tertib berlalu lintas dan menggunakan helm dalam berkendara. Kegiatan berbagi takjil ini bukan baru sekali ini kita lakukan. Hampir setiap hari secara bergantian di lokasi yang berbeda, personil Polres Asahan dan Polsek-Polsek jajaran melakukan pembagian takjil kepada masyarakat," ujar Kapolres di dampingi Ketua Bhayangkari Cabang Asahan Ny. Dodot Faisal Napitupulu.

Usai berbagi takjil kepada masyarakat, Polres Asahan juga menggelar acara buka puasa bersama semua elemen masyarakat Kabupaten Asahan.

"Kita juga akan menggelar acara buka puasa bersama masyarakat di Aula Wira Satya Polres Asahan. Semua elemen masyarakat kita undang, mulai dari Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Mahasiswa termasuk rekan-rekan wartawan," tutup Faisal.

Dalam kegiatan buka puasa bersama di aula Wira Satya Polres Asahan tersebut terlihat hadir Plt. Bupati Asahan H. Surya, Dandim 0208 Asahan Letkol Inf Sri Marantika Beruh, Ketua FKUB Kabupaten Asahan, Ketua MPC PP Kabupaten Asahan, Ketua DPD IPK Kabupaten Asahan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Ketua Bhayangkari Cabang Asahan beserta para pengurus Bhayangkari Cabang Asahan.(doeha)
Iklan-Devis
© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.