KRIMINAL

HUKUM

PENDIDIKAN

OLAH RAGA

KULINER

Rabu, 22 Mei 2019

Safari Ramadhan Bupati Haryanto Singgung Soal Pembatasan Medsos dan WhatsApp

    5/22/2019   No comments
MOKI, PATI-Bupati Pati Haryanto bersama dengan rombongan pimpinan OPD malam ini kembali menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling). Kali ini tarawih yang menjadi tuan rumah adalah Desa Penanggungan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati.

"Tarling ini tidak hanya di desa Penanggungan ini saja, namun dari ujung selatan Pati hingga ujung utara Pati diupayakan terwakili untuk menjadi lokasi Tarling", jelasnya.

Haryanto menambahkan, meskipun Tarling / Safari Ramadhan ini telah ada sejak kurang lebih 7 tahun, namun tetap saja belum bisa menyeluruh ke semua desa yang ada. Hal ini lantaran, jumlah desa yang ada di Kabupaten Pati sangat banyak, yaitu berjumlah 401 desa.

Tak hanya itu, dalam sambutannya, Haryanto juga sempat menyinggung terkait suasana politik yang saat ini terjadi.

Ia meminta masyarakat Kabupaten Pati agar jangan sampai hanyut dan terprovokasi ajakan - ajakan yang negatif.

"Kita hormati dan menunggu keputusan oleh yang berwenang. Sebab, segala sesuatu telah ada aturan maupun mekanismenya. Juga demi antisipasi penyebaran informasi dan berita - berita hoax, pemerintah saat ini membatasi media sosial. Oleh sebab itu, hari ini aplikasi WA sedang sulit digunakan", ujarnya.

Haryanto kembali menegaskan bahwa program - program kegiatan di bulan ramadhan yang saat ini masih terlaksana, tidak ada kaitannya dengan unsur politik sama sekali.

"Tujuannya adalah agar lewat Tarling ini bisa terjalin persaudaraan serta silaturahmi yang baik antara pemerintah daerah dengan masyarakat", imbuhnya.

Agenda Safari Ramadhan di 
Masjid Jami Al Hidayah malam ini diakhiri dengan penyerahan bantuan masjid sebesar Rp 20 juta  dan sejumlah Al-Qur'an yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pati Haryanto pada Kepala Desa Penanggungan, Nur Hamim.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Nur Hamim menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kehadiran Bupati Pati bersama dengan rombongan. Selain itu, tak lupa dirinya berterima kasih atas bantuan yang diberikan untuk pembangunan masjid.

"Terima kasih kami ucapkan atas kedatangan dan bantuan yang diberikan. Bantuan ini nantinya akan kami gunakan untuk melanjutkan pembangunan di beberapa bagian masjid yang masih belum selesai", tandasnya. (Red)
Iklan-Devis

Diduga KPUD Ingin Mengambing hitamkan Bawaslu Kabupaten Tebo

    5/22/2019   No comments
MOKI, JAMBI-Mengutip berita dari salah satu sumber portal media online jambiotoritas.com, Basri ketua KPUD tebo menerangkan bahwa pihak KPUD tebo masih menunggu hasil kajian Bawaslu kabupaten tebo, terkait dugaan pemalsuan dokumen dan gelar akademik caleg terpilih Dari partai gerindra atas nama jumawarzi. Rabu, (22/05/19).

Kendati demikian reporter media online kabar-investigasi mencoba untuk mengkonfirmasi Masri Komisioner  Bawaslu kabupaten tebo, melalui via telpon dirinya menjelaskan bahwa sebenarnya pihak KPUD Tebo tinggal menjawab isi surat Dari Lpi tipikor Ri, serta masri juga menjelaskan Yang berhak menjawab dan mencari kebenaran terkait isi surat hanya KPUD tebo,  karna sifatnya bawaslu hanya menerima tembusan, terkecuali surat langsung ditujukan ke bawaslu.
Jelas masri.

Baca berita :>> https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/jmwz-caleg-dprd-tebo-terpilih-dari.html

Baca berita :>> https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/bila-terbukti-memakai-titel-akademik.html?m=1

Dengan demikian menurut hemat berdasarkan analisa reporter media online kabar-investigasi, disinyalir kuat dugaan bahwa pihak KPUD tebo mengutip penjelasan basri ketua KPUD tebo ingin mengkambing hitamkan bawaslu kabupaten tebo.

Berdasarkan penjelasan masri ketua KPUD tebo yang berhasil dirangkum Dari Salah satu portal media online beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa pihak kpu masih menunggu hasil kajian Dari bawaslu tebo.

Baca juga :>> https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/basri-ketua-kpu-tebo-gamang-memberikan.html

Baca juga:>> https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/ketidak-singkronan-informasi-di.html

Baca juga :>> https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/syamsir-kabid-piak-sh-pada-nama.html

Baca juga :>> https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/nazril-advokat-dpd-gerindra-provinsi.html

Baca juga : >> https://www.kabar-investigasi.com/2019/05/afriansyah-tuding-kpud-tebo-main-mata.html

Pihak KPUD tebo terkesan abai dan ingin lepas tanggung jawab terkait persoalaan yang menimpa salah satu caleg gerindra terpilih jumawarzi.S.H, tak ayal bak pepatah lempar batu sembunyi tangan.(Hadi Prabowo)
Iklan-Devis

Afriansyah Tuding KPUD Tebo Main Mata Terkait Persoalan Caleg Terpilih JMWZ

    5/22/2019   No comments
MOKI, JAMBI-Afriansyah anggota investigasi LPI TIPIKOR RI menanyakan jawaban KPU Tebo terkait Surat klarifikasi Nomor : 98/DPP-LPI TIPIKOR RI/V/2019.Yang dilayangkan per (07/05).

Dengan Hal Yang demikian berdasarkan pengakuan yang di jelaskan oleh Basri Ketua KPUD Tebo kepada reporter kabar-investigasi bahwa Surat dimaksud belum diterima dan belum masuk Ke mejanya kerjanya.

Kendati demikian Afriansyah anggota investigasi LPI TIPIKOR RI bersama reporter kabar-investigasi mencari kebenaran fakta atas Surat Yang dikirimkan per tanggal (07/05/19), kekantor pos Tebo.

Berdasarkan hasil investigasi dan keterangan pegawai kantor pos dan kurir yang mengantarkan Surat dari LPI TIPIKOR RI untuk KPUD Tebo telah sampai pada tgl (15/05/19), dengan tanda terima yang dikirim oleh taufik (kurir) , dan diterima oleh iin staff KPUD Tebo.

"Ya, Surat Dari LPI TIPIKOR  RI untuk Ketua KPUD Tebo sudah sampai Dan yg menerima staff KPUD Tebo Yang bernama iin,"ungkap taufik sambil melihatkan bukti tanda terima yg di tandatangani iin Dan berstempel KPUD Tebo.

Namun sampai hari ini tak ada jawaban dan kepastian  dan tindakan dari KPUD Tebo, terhadap salah satu seorang caleg terpilih dari partai gerindra jumawarzi Yang diduga melakukan pemalsuan dokumen dan keabsahan titel SH serta identitas diri saat pemberkasan dirinya untuk menjadi salah satu competitor di pileg 2019 lalu.

"Mungkin pada saat itu memang surat dari lembaga kami belum sampai ke KPUD Tebo, kalau sekarang kan dah sampai surat tersebut di KPUD Tebo,"jelas Afriansyah.

Kenapa sampai sekarang KPUD Tebo seolah-olah tutup mata dengan permasalahan ini. Dan sampai sekarang kami belum menerima jawaban surat mau pun lisan dari KPUD Tebo.

Tujuan kami cuma cari kebenaran informasi biar masyarakat tidak bertanya-tanya, dan apabila dibutuhkan Kami siap mengeluarkan data-data dan keterangan terkait hal tersebut jika di perlukan oleh KPUD Tebo.

"Jangan sampai kami menggunakan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi publik yang mana dalam Pasal 52 berbunyi"Badan Publik yang dengan sengaja tidak menyediakan, tidak memberikan, dan/atau tidak menerbitkan Informasi publik berupa Informasi Publik secara berkala,Informasi publik yang wajib diumumkan secara serta-merta, informasi Publik yang wajib tersedia setiap saat, dan/atau informasi Publik yang harus diberikan atas dasar permintaan sesuai dengan Undang-Undang ini, dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain dikenakan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana
denda paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah),"pungkas Afriansyah dengan nada kesal.

Namun kendati demikian disisi lain Masri Ketua KPUD Tebo ketika dikonfirmasi oleh reporter media online kabar-investigasi via WhatsApp menjelaskan,"bahwa pihak KPUD Tebo telah membalas surat lLPI TIPIKOR RI, ketika ditanya tanggal berapa KPUD mengirimkan karna Afriansyah anggota investigasi LPI TIPIKOR RI belum menerima surat balasan dari kpu, dan basri menjelaskan mungkin belumsampai,"tutupnya. (Hadi Prabowo)
Iklan-Devis

Safin Luncurkan Klinik Bumdes Sehat

    5/22/2019   No comments
MOKI, PATI-Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Rabu (22/5), meresmikan Klinik BUMDes Sehat di Trangkil.

"Mudah-mudahan launching klinik ini menjadi amal baik, memberi kemanmanfaatan dan dapat merubah cara pandang bahwa untuk pemberdayaan masyarakat desa, tidak bisa berjalan sendiri - sendiri namun harus dapat kompak dan bersatu", ujar Wabup.

Menurut Safin, di Kabupaten Pati terdapat 401 desa, yang tentunya dapat menjadi satu kekuatan, baik dari sisi modalnya, maupun dari sisi pasarnya.

"Uangnya dari desa, manfaatnya dari desa, dan pasarnya juga sudah ada yakni dari masyarakat desa", ujarnya.

Safin pun menambahkan, launching ini merupakan salah satu bentuk upaya yang bagus, sebab apabila saat ini ada sekitar 150 desa yang baru bergabung, dengan adanya klinik ini, membuktikan bahwa BUMDes korporasi / BUMDes Bersama Maju Mandiri Sejahtera ini mulai berjalan dan mulai terlihat usahanya.

"Sehingga nantinya, secara bertahap, selain memberikan layanan yang prima, juga menghasilkan keuntungan guna pemberdayaan masyarakat", imbuhnya.

Wabup menegaskan juga bahwa usaha seperti BUMDES ini, banyak manfaat yang didapat bagi desa yang memiliki. "Contoh, kalau ada keuntungan yang dihasilkan dari BUMDes bersama ini, nantinya keuntungan tersebut akan kita kembalikan kepada BUMDes yang ada di desa - desa. Selain itu, ini membuktikan bahwa, kekuatan desa ini dapat diperhitungkan dan dapat dimanfaatkan dari desa untuk desa", terang Safin.

Ia pun berharap launching di Trangkil ini menjadi titik awal bagi Klinik Pratama BUMDes Sehat, yang dalam waktu dekat, kurang lebih akan membuka 12 klinik di lokasi lainnya.

"Ini bukan berarti bersaing dengan Puskesmas, namun salah satu upaya agar pelayanan masyarakat itu cepat menyebar ke masyarakat. Terlebih keuntungan tersebut nantinya akan kembali ke desa", tandas Wabup.

Safin juga berharap di tahun 2019 ini, BUMDes yang belum bergabung, untuk dapat bergabung dengan BUMDes Korporasi ini.

Sementara itu Kepala Dispermasdes Pati Muhtar mengatakan bahwa diluncurkannya klinik ini merupakan salah satu hasil dari diseminasi pembentukan kerja sama Mitra BUMDes Bersama Pati dengan Mitra BUMDes Nusantara yang dikemudian ditindaklanjuti dengan acara musyawarah antar desa untuk membentuk kerjasama antar desa.

"Alhamdulillah upaya tersebut menghasilkan kerjasama antar desa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama yang diberi nama BUMDes Bersama Maju Mandiri Sejahtera. Sehingga seiring dengan berjalannya waktu, BUMDes Bersama ini mulai sepakat untuk membentuk unit usaha dalam bentuk Perseroan Terbatas" jelasnya.

Selain dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Saiful Arifin, pejabat Pemkab lain yang turut hadir antara lain Asisten Pemerintahan Sekda Pati, Kadispermasdes, Kepala DKK Pati, dan Kepala Dinsos Pati. (Red)
Iklan-Devis

Ini Alasan Bupati Hindari Hari Sabtu Untuk Safari Ramadhan

    5/22/2019   No comments
MOKI, PATI-Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda dan para Kepala OPD melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Al Asyiq desa Pundenrejo Kecamatan Tayu (21/5).

Selain bersilahturahmi, acara buka bersama ini dilanjutkan dengan shalat tarawih bersama warga.

Safari Ramadhan ini, merupakan ajang pemerintah daerah untuk bersilaturahmi dan menjalin kebersamaan dengan masyarakat.

"Kali ini termasuk spesial, sebab yang menjadi imam shalat isyak dan tarawih adalah kepala desanya sendiri. Selain itu, malam ini juga bertepatan dengan malam nuzulul qur'an", ujar Bupati.

Haryanto menambahkan, kegiatan Safari Ramadhan bukan dilaksanakan kali ini saja. Namun, berkat terjalinnya hubungan yang baik dengan NU, program ini telah terlaksana selama kurang lebih 7 tahun.

"Dengan adanya kegiatan semacam ini, merupakan pengingat bahwa kita sebagai manusia itu sama. Safari Ramadhan ini juga sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan dan aspirasi khususnya dari bawah", imbuhnya.

Lebih lanjut Haryanto menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini, terlaksana hampir setiap malam. Namun, khusus untuk hari Sabtu, memang diluangkan guna mengisi dan meramaikan para pedagang kaki lima yang ada di Pusat Kuliner.

"Selalu kita support setidaknya setiap minggu, bagi yang mempunyai rezeki berlebih khususnya PNS maupun para OPD untuk dapat mengajak keluarganya guna meramaikan Pusat Kuliner", tutupnya.

Agenda Safari Ramadhan di masjid Al Asyiq kemudian diakhiri dengan penyerahan bantuan masjid sebesar Rp 20 juta yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Saiful Arifin kepada Kepala Desa Pundenrejo Tafakuri.

Kepala Desa Pundenrejo, Tafakuri pun mengucapkan terima kasihnya atas kehadiran Bupati Pati beserta rombongan dalam kegiatan Safari Ramadhan kali ini. Selain itu, pihaknya juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Insyaallah bantuan yang diberikan ini, akan kami gunakan untuk membuat kanopi di bagian depan masjid. Hal ini agar ketika panas tidak kepanasan dan hujan tidak kehujanan", ujarnya.

Tak hanya pemberian bantuan untuk masjid saja, namun dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut juga diserahkan santunan kepada sejumlah anak yatim di lingkungan desa Pundenrejo serta pemberian sejumlah Al Qur'an yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Selain memberikan bantuan tempat ibadah dan tarawih bersama, acara diselingi dengan membagikan santunan untuk 13 anak yatim  di desa Pundenrejo. (Red)
Iklan-Devis

Bupati Haryanto : Bantuan Kesejahteraan Guru Keagamaan Tak Boleh Ada Potongan

    5/22/2019   No comments
MOKI, PATI-Bupati Pati Haryanto hari ini menyerahkan bantuan kesejahteraan untuk guru TPQ, sekolah Minggu dan Madin serta pengelola pondok pesantren se-eks Kawedanan Tayu di Masjid Nurul Iksan kecamatan Margoyoso.

Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa hari ini ada dua eks-Kawedanan yang akan menerima bantuan kesejahteraan yaitu eks-Kawedanan Tayu dan Eks Kawedanan Pati.

"Sehingga saya harapkan sebelum hari raya idul Fitri semua bantuan tersebut sudah tersalurkan, imbuhnya.

Winarto selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati melaporkan bahwa penerima bantuan kesejahteraan ini di seluruh kabupaten Pati sebesar sebanyak 13.350 penerima. Sedangkan untuk eks-kawedanan Tayu  ada 1993 penerima, dengan rincian guru-guru TPQ, sekolah Minggu dan Madrasah Diniyah  mendapatkan bantuan  kesejahteraan sebesar Rp 750 ribu per orangnya.

Sedangkan untuk pengelola pondok pesantren jumlahnya ada 200 penerima dan akan diterimakan pada tempat dan waktu yang lain dengan nominal Rp 1 juta rupiah untuk setiap pengelola pondok pesantren.

Haryanto mengatakan Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) di Kabupaten Pati semakin meningkat. "Penerima bantuan kesejahteraan ini mestinya bersyukur karena guru honorer saja di SD belum bisa kita beri bantuan kesejahteraan, tetapi guru Madin dan guru TPQ ini sudah bisa mendapatkan bantuan kesejahteraan",terang Haryanto.

Meski bantuan kesejahteraan ini nilainya tak seberapa namun Bupati berharap bantuan ini bisa membawa berkah. "Kita harus bersyukur dan semoga tiap tahun nilainya dapat ditingkatkan sesuai dengan kemampuan anggaran. Saya memang berinisiatif sendiri untuk menaikkan ini dan tidak ada unsur politik sama sekali", imbuhnya.

Penghargaan ini, menurutnya, tidak seberapa jika dibandingkan perjuangan para pendidik dalam membangun akhlak anak bangsa dan dalam mengenalkan baca tulis Al-Qur'an.

"Saya titip kepada pengurus atau koordinator untuk segera memberikan saat ini juga atau secepatnya agar segera bisa digunakan. Dan saya tegaskan pula bahwa bantuan ini tidak boleh ada potongan sama sekali", tegasnya. (Red)
Iklan-Devis
© 2008 MOKI I Media Online Kabar Investigasi. Designed by : Kang Aris
Powered by KabarInvestigasi.